Friday, 27 June 2014

begitulah...

Mawar: blablabalabla…iya kalau korupsi itu nggak mungkin sendiri pasti banyak yang ikutan. Bosnya, anak buahnya. Tapi angger we di penjara juga enak, tau nggak ruangannya D*da Ro*ada? Aula…blablabla
Melati: Saha? D*da Ro*ada? Itu the artis lain?

Tralalalalalala….

Anggrek: Kamu itu lulus S1 nggak sih?
Tulip: Lulus, knapa?
Anggrek: Kok di sini tertulisnya undergraduate?
Tulip: ??
Anggrek: Iya, kalau kamu sudah lulus S1 kok di sini di jenjang S1 kamu tulis undergraduate?
Tulip: Itu kan memang sebutan untuk jenjang S1. Jenjang S1 bisa disebut bachelor atau undergraduate. Kalau S2 biasa disebut ‘graduate’. Jadi undergraduate itu indikasi kalau itu jenjang s1.
Anggrek: Oh, saya kira undergraduate itu maksudnya belum lulus s1.

Okecip….

Kemboja: blablablablabla….kayak Tunisia pun begitu..blablablabla
Dahlia: Eh bentar, Tunisia? Apaan itu? Negara bukan sih.


Hamdalah, masih bisa nebak dengan bener :’)
read more.. "begitulah..."

Wednesday, 25 June 2014

CR7

Jadi, semenjak piala dunia ini kan perhatian lumayan tertuju ke pertandingan dan para pemainnya, jadi mulai tuh merhatiin pemain masa kini ternyata banyak bingitz yang ganteng. Meskipun pemain masa lalu masih bayak yang tetep keren. Nah, tersebutlah salah satu pemain Portugal, sebut saja Ronaldo, nama sebenarnya. Nah, dari dulu gw itu sebel banget sama Ronaldo. Pokoknya tiap ngeliat dia rasanya sebel-banget-apaan-sih-itu-belagu banget-senga-pengen-gw-pites. Nggak tah kenapa, cuma gara-gara liat pembawaan dia yang kelitannya super arogan. Sampai ada suatu hari liat berita, kurang lebih isinya:

Ada keluarga yang sedang menggalang dana untuk operasi anaknya yang baru bersia 10 bulan karena di amengidap brain disorder. Bagian dari penggalangan dana tersebut adalah minta sepatu dan jersey punya Ronaldo supaya bisa dijual. And guess what Ronaldo's done to this famiy? He offered to pay the full cost of this kid operation (sekitar $83000). *tisu mana tisu?!*

Mungkin sebagian orang bakal bilang 'Biasa aja keles, ya wajarlah, dia kan puya banyak duit.' Iya sih, yakinlah gw dia punya banyak duit, tapi...tapiii..tapiii.. belum tentu semua orang (atau semua football stars) bakal melakukan hal yang sama. Sebagian orang mugkin memang dikasih kelebihan harta dalam jumah super banyak, tapi belum tentu punya kelebihan untuk menyadari bahwa semakin besar harta yang dimiliki, berarti semakin besar juga tanggung jawab yang dia punya. *ngomong opo tho Ning?!*

Terus kan gw jadi penasaran ya sama Ronaldo, dan gw pun gugel dikit-dikit tentang cerita idupnya dia *penting abis* karena gugel cerita idup capres kita udah terlalu ngebosenin*, terus gw menemukan cerita-cerita, semisal: dese itu menghindari minum alkohol ( dan nggak ngerokok juga) karena itu mengingatkan dia sama kematian ayahnya (dan dia juga nggak mau ngerusak badannya sehingga bisa menurunkan performa dia kalo lagi main bola. hyuk...), dia nggak mau bikin tato di badannya supaya dia tetep bisa mendonorkan darahnya dua kali setahun, and he also  gave 1.5 million euro for pateslitinian in gaza.  



Bok...itu tuh cuma sekelumit cerita tetang betapa kerennya dese. Gw tuh selama ini mikir, dia memang pemain yang hebat (bangetttt!!!), tapi ya udah, itu aja. Pemain bola super jago dan super belagu. Tapi ternyata dia itu luar biasa ya :'). Kebiasaan banget kan gw itu pokoknya menilai orang dari apa yang cuma diliat, terus ngasi label tanpa tahu cerita di belakang semua itu. 

Jadi, even though Ronaldo does not even know that I exist in this universe, tapi tetep lho gw berdoa semoga karirnya selalu lacar, panjang umur,  dan semakin banyak duit (because he really knows how to spend that money wisely). 

Udah ah, postingan super nggak penting, cuma memuja Ronaldo :))), gapapa, self reminder bahwa masih banyak orang baik yang, meskipun (keliatannya) hidupnya penuh gemerlap  dan popularitas. Hyuk!
read more.. "CR7"

Si Aman (2)

ini cerita lain lagi tentang Si Aman, diceritain sama ibu yang baru tegok dese. Basalah, bocah, absurd kalo ngomong :))))

Jadi babehnya Si Aman lagi ada dinas, kemudian...
Q: Aman, papa lagi di mana?
A: Papa lagi di kantor.
Q: Kantor papa di mana?
A: Di Portugal. Aman mau ke kantor papa naik dedet (dedet=mobil, mbuh dari mana) Mbah To.

Ke Portugal naik mobil, baiklah....

Ditanya tante sebelah rumah...
Q: Arvan, nanti mau masuk TK ya?
A: Nggak, aman nggak mau masuk TK. Aman mau ke ITB aja, ke sekolahnya papa sama mama.
Q: Emang di ITB nanti mau ngapain?
A: Mau ai-ai (ai-ai=lari-lari).

Bbzzztttt...ngapain juga mesti ai-ainya di ITB...terus, kayaknya perlu gw briefing Si Aman, jadi kalau ditanya jawabannya 'Nggak, Aman nggak mau masuk TK. Aman mau masuk Columbia aja biar kayak Cance Cinca Lawra.' *dikepruk emaknya*

Nggak da angin nggak ada hujan tiba-tiba dia bilang...

'Apa itu Jok*wi sama Prab*wo...ora mutu'

Bocahhhh!!!! :))))

Terus kan bocah emang kata andalannya itu 'Nggak', apapun itu harus dijawab pake 'Nggak', termasuk waktu mau diminta belajar ngaji kan dese nggak mau, maunya belajar programming *pret!!*, maka dilakukanlah proses tepu-tepu.

'Arvan, kalau programming itu pake password, nah passwordnya itu surat Al-Fatihah *kemudian diajarinlah surat Al-Fatihah*'

Jadi sekarang dese kalau diminta pacot (password), dia bakal bacain surat Al-Fatihah :))).

read more.. "Si Aman (2)"

Friday, 20 June 2014

kuda hitam

Biasalah, berhubung demam piala dunia sedang melanda *lumayan mendistraksi dunia percapresan*, jadi suka ngomongin hal-hal random tentang bola, seperti…

Ibu: Mbak, itu tim Belanda lambangnya apa ya?
Gw: Oh, itu, ayam, jago bu *gw merasa ada yang salah, tapi apaaaa yang salah?!*
Adek gw: Singa kali, ayam jago dari mana.
Ibu: ah, kamu ini mbak, malu-maluin.

Di lain waktu, dari tv lagi ada berita tentang tim Prancis, Swiss, Italia, dan Kosta Rika. Di pemberitaan tersebut si penyiar bilang ‘ blablablabla Tim Ayam Jago Prancis akan menghadapi tim asuhan Ottmar Hitzfeld, sedangkan tim kuda hitam Kosta Rika akan menghadapi Italia…’
Langsunglah ibu gw:
Ibu: Tuh, yang ayam jago itu tim Prancis, bukan Belanda. Kamu inget-inget juga, Kosta Rika itu namanya tim kuda hitam
Gw: *ngakak*Prancis emang bener julukannya tim aya jago, tapi tim kuda hitam itu bukan julukan buat Kosta Rika. Itu disebut kuda hitam gara-gara nggak diunggulkan tapi malah berhasil ngalahin Uruguay di pertandingan kemarin *ngakak*
Ibu: Ooo, ngono tho?
Oiya, ngemeng-ngemeng soal Uruguay yang baru aja ngalahin Inggris 2-1, aku langsung tersentuh liat ini
pic from here
Caption dari gambar itu YNWA alias You Never Walk Alone, just in case you have no idea about this pic, YNWA itu kek semacen slogannya Liverpool. Dua pemain di atas -Gerrard dan Suarez- sama-sama pemain Liverpool, Gerrard dari Inggris sedangkan Suarez dari Uruguay. Gambar di atas itu Gerrard lagi ngehibur Suarez ketika dua-duanya sedang bermain untuk Liverpool. Sedangkan gambar yang bawah, Suarez ganti peluk Gerrard setelah Uruguay menang atas Inggris di piala dunia ini. Ya ampun, wasn't it too sweet :') *grup hugh bertiga Suarez, Gerrard*
read more.. "kuda hitam"

Thursday, 12 June 2014

Akhirnya Piala Dunia!!

Akhirnya, puji syukur harus segera dipanjatkan ke hadirat ilahi robi, kenapa? Karena Piala Dunia akhirnya dimulai!!!! Aku pusing liat pemberitaan capres di mana-mana, bukan nggak peduli yak, pilihan sih udah ada mengarah ke mana, tapi kzl bgtz sama fanboys garis keras dari tiap capres. Gw yang udah ga terlalu aktip di fesbuk (tapi sekali kali masih buka buat cek ada mesej atau enggak,  scrolling timeline sambil menjudge dalam hati untuk diri sendiri *ok, bitch me please!*) tapi rajin kalo tuiteran aja pusing sama pemberitaan capres, apalagi yang aktip di fesbuk, berita yang dishare kan keknya udah aneh-aneh, disertai komentarnya yang nggak kalah anehnya. Males ye. Yang tambah bikin males itu, kita tahu teman-teman kita di fesbuk, kita tahu kualitas mereka kayak apa, kemudian ngeshare berita yang sumbernya nggak jelas-jadi fanboy garis keras-ngasih komentar aneh, langsung drop abis.

Ini kenapa jadi ngomongin fesbuk sik?! Kita kan harus bersuka cita menyambut piala dunia. Buat cewek-cewek, ya kalo nggak suka dan nggak ngerti bola, nggak apa-apa, masih ngerti mana cowok-cowok ganteng kan….bahahahhahaha.  Terus tiap datang ajang bergengsi cem piala dunia atau piala eropa, langsung cari tim buat didukung, gw sih kayaknya udah default aja gitu dukung Belanda. Semua terjadi secara alami sejak piala dunia 1998, gak taulah kenapa gw demen. 

Oranje pada masanya (pic from here)

Meskipun pengetahuan sepakbola gw udah mengalami degradasi secara signifikan, tapi kalau ada event gede kayak gini tetep aja antusias. Jaman SD dulu sampe SMP, rajin gw nonton liga Itali sampe baca majalah Sportif, sumpah! Itu sebenernya aa gw yang langganan, tapi sebagai adik, gw akan mengikuti apa yang kakanya lakukan. Sampe apal bok klasemen liga terutama liga Itali sama Inggris, siapa 4 posisi terbawah, pertandingan selanjutnya apa, di kandang siapa, siapa pemain yang lagi cedera atau kena kartu. Makin ke sini makin males, makin nggak tahu apa-apa, makanya pengetahuan gw akan pemain bola mandeg di angkatannya Shevchenko, Maldini, Toldo, Totti, Vieri, Inzaghi, Nesta, Beckham, Solksjaer, Kahn, Deschamp, Thuram, van Der Sar dll. Begitu liat skuad tim piala dunia 2014, komen pertama gw ‘EDAN PEMAINNYA MUDA-MUDA AMAT?!’ komen berikutnya ‘HAH?! SWISS SAMA BELGIA LOLOS?!’ komen selanjutnya ‘LHA, KIPERNYA ITALI MASIH BUFFON?!’ disusul komen ‘KIPERNYA DENMARK ANAKNYA PETER SCHMEICHEL TOH?!’


Tapi kita liat aja nanti, keknya lumayan seru deh dengan adanya tim-tim baru semacem Belgia atau Swiss tadi. Salam Olahraga!!!
read more.. "Akhirnya Piala Dunia!!"

Saturday, 31 May 2014

Inggris: Mengejar Si Kulit Bundar

Lima belas tahun yang lalu, tepatnya 26 Mei 1999 di Camp Nou Barcelona, terdapat gelaran akbar sepak bola untuk Liga-Liga di Eropa. Iya, apalagi kalau bukan final Piala Champion yang mempertemukan Manchester United dan Bayern Muenchen. Sejak saat itu, gw selalu merasa kalau pertandingan tersebut adalah salah satu yang paling spekta di sepanjang sejarah persebakbolaan. Soalnya kemenangan yang diarih MU drama luar biasa :’).

Ceritanya, pertandingan yang dipimpin oleh Collina (wasit dari Itali yang pada masanya fenomenal juga) ini hampir dimenangkan oleh Bayern Muenchen. Gimana enggak, baru juga menit ke-6 pertandingan bang Basler udah mencetak gol hasil tendangan bebas buat Bayern. Setelah gol tersebut, pemain MU napsu buat ngebales, terlihat dari dominasi mereka selama pertandingan, tapi nggak tahu kenapa pokoknya segala peluang gagal dan Bayern tuh solid banget. Nggilani banget tuh kipernya, Oliver Kahn. Sebagai pendukungnya MU gw #kzl banget pokoknya, udah pesimis pokoknya, ini sih pasti kalah. Pasti kalah. Sebaliknya, pendukunya Bayern yang nonton bareng gw udah kayak diatas angin aja, ketawa-ketiwi sambil ngejek-ngejek gitu *toyor*.

Sampai akhirnya 90 menit berlalu dan masuk ke injury time, edan dong semakin mendebarkan sampai tiba-tiba MU dapat kesempatan tendangan pojok, biasalah kemelut di mulut gawang, oper sana-sini sampai akhirnya Sheringham dapet bola *masih inget Sheringham nggak X)* dan berhasil mencetak gol pertama!!! Itu di menit pertama injury time!! Luar biasa!! Gilak, kepercayaan diri gw sebagai pendukung MU langsung naik ke level 53896.73!! Bok, masih ada harapan bok!!!

Nggak lama setelah gol tersebut, MU lagi-lagi dapat kesempatan untuk melakukan sepak pojok. Lagi-lagi Beckham yang mengeksekusi tendangan itu dan akhirnya Solksjaer *I like him. He’s so cute back then! Hihihihi* berhasil mendapat bola dan tendangannya menghasilkan gol kedua untuk MU sekaligus gol terakhir di pertandingan tersebut di menit ke 93!! WHOOOHOOOOO!!!!  *puter-puter beha di udara*

Liat aja di foto berikut  gimana girangnya para pemain MU setelah berhasil mengantongi juara Liga Chanpion:

GIRANG BANGET YAK!! (pic from here)
Sementara itu, di kubu lawan, semua berduka :'(

cep..cep...ceppp..sini aku hibur (pic from here)
The match was fifteen years ago but I still get the thrill every time I remember that match. That was the one of the best matches ever and I felt like all MU’s players who played for that game were legend!!! *merinding deh bok* Dan yang lebih luar biasanya lagi, di tahun tersebut MU berhasil three some *eh*, maksudnya dapet treble karena berhasil mengawinkan tiga gelar sekaligus: Juara Piala FA, Juara Liga Premier dan Juara Liga Champion!!!    

Nah, gw sendiri tuh suka banget sama Schmeichel *I always have a thing toward a goalkeeper X)*, suka banget lah pokonya. Kiper, gagah (ehm), kapten pulak, kan kalau kapten itu identik dengan kepemimpinan dan kebijaksanaan kalau sedang di lapangan. Nyemangatin teman-teman satu tim, misahin kalau lagi ada yang kelahi, atau belain teman di depan wasit. Ih, gimana nggak naksir tuh sama sang kiper asal Denmark yang satu ini!! I wish I could take this kind of picture, tapi nggak mungkin ya neyk, ngak apa-apalah, kecanggihan teknologi bisa bikin gw agak bahagia, kayak foto yang berikut ini nih:

kayak ginilah tampang gw kalo bisa poto bareng dia :')
 original pic from here
 Maklum banget kan kalau gw pengen nih icip-icip wisata rohani ke Old Trafford plus mampir ke museumnya juga. Ya biarpun nggak jodoh sama Schmeichel, seengaknya biarkan gw berjodoh dengan Old Trafford dan foto-foto dia yang bisa ditemui di museumnya. Gw juga pengen napak tilas perjalanan Sir Alex Ferguson yang menurut gw sih salah satu pelatih terbaik yang penah ada. Entah berapa banyak gelar yang udah Alex kasih buat MU selama karir dia di MU. Salut!!

Veetos-nya aja udah merah, Setan Merah banget kan!!

read more.. "Inggris: Mengejar Si Kulit Bundar"

England: From Movie to Fantasy

Pertama, gw kudu bilang dulu nih, am not a kind of movie freak, sebagian temen gw ada yang memang bener-bener hobi nonton film dan harus-selalu-kudu-wajib kalau ada film yang baru rilis harus nonton di bioskop. Nah, meskipun bukan maniak nonton film, tetep lho gw punya film-film favorit yang entah berapa kali ditonton pun tetap menyenangkan dan nggak membosankan. Sebagian besar dari film-film favorit gw itu bergenre komedi-romantis, kenapa? (1) Biasanya happy ending. Makkk, hidup ini udah susah, kalau nggak pait, ya pait banget, makanya gw memilih untuk nonton film yang bikin hati hangat dan berbuna-bunga. Kan seneng tuh kalau happy ending (2) Komedi romantis cenderung nggak berat. Nggak berat di sini maksudnya lo nggak butuh pemahaman dan kecerdasan tinggi buat ngerti film ini. Cocok buat gw! Ha! (3) Latar film-film komedi romantis pun biasanya kece-kece dan mendukung jalan cerita film tersebut.

Nah, ngomongin latar dari film-film komedi romantis, Inggris adalah salah satu negara latar favorit gw. Banyak banget film-film kece favorit gw yang nunjukkin betapa wajibnya Inggris dikunjungi buat romantis-romantisan *tapi sama siapa?!* *tetep curhat*, ini dia yang namanya from movie to fantasy.  Kebanyakan nonton komedi-romantis dan gw pun jadi punya banyak hasidu alias hayalan si dungu. Huvft! Kalau buat gw, tiga besar di bawah ini adalah film komedi romantis dari Inggris yang sukses bikin delusional.

 Notting Hill

It’s amazing how you, can speak right to my heart
Without saying a word, you can light up the daaarkkk

Kalimat di atas nggak lain nggak bukan adala cuplikan When You Say Nothing at All-Ronan Keating yang rasa-rasanya udah jadi lagu wajib ketika karaokean atau setiap kita mengenang film Notting Hill *kemudian cewek-cewek mengangguk syahdu tanda setuju*. Entah kenapa, gw ini termasuk golongan orang yang agak terjebak di masa lalu. Film-film komedi-romantis paling hits datang silih berganti, tapi Notting Hill tetap di hati.

Pertama liat film ini sekitar awal 2000-an saat ada stasiun tv swasta yang menayangkan di televisi. Selain terkagum-kagum dengan kegantengan, akting dan logat British Hugh Grant, gw pun terpesona dengan kecantikan Inggris yang menjadi latar film tersebut (tentunya ditambah kecantikan Julia Roberts. CANTIK BANGET SIH DESE?!).Sepanjang film, gw terus-terusan bilang ke diri sendiri kalau suatu hari nanti gw pasti akan sampai di Inggris. Gw pasti akan pergi ke taman tempat yang dipanjat pagarnya oleh Hugh Grant dan Julia Roberts gw pasti akan  pergi ke distrik Notting Hill dan mengunjungi toko buku fenomenal yang ada di film tersebut. Pasti.

Adegan favorit? Pas akhir film di mana ada konfrensi pers, kemudian Anna (Mbak Jul) bilang dia mau pergi dari Inggris dan sejurus kemudian William (Hugh Grant) angkat tangan seraya bilang ‘What if, Mr. Thacker realized that he had been a daft prick and got down on his knees and begged you to reconsider if you would..indeed..reconsider.’ Kemudian ada hening sejenak sampai Anna pun bilang ‘Yes, I believe I would.’ WHOAAAA!!!! *tabur-tabur konfeti*

Love actually

Yoooo…pokonya yang satu ini wajib tonton menjelang natal. Nggak mau tahu, pokonya kalau udah masuk bulan Desember, aka nada hari di mana gw nnton film ini. Nggak tahu kenapa pokonya auranya pas aja. Tetep lho masih Hugh Grant *I like him a lot!!!!* Suka banget banget banget banget banget nget nget nget!!!! Film yang meceritakan kisah cinta masing-masing tokoh. Ada yang sedih ada yang bahagia. Ada cinta monyet bocah yang masih SD sampe cinta terlarangnya seorang bawahan sama bosnya yang udah nikah sampai cerita heroiknya perdana mentri Inggris (Hugh Grant) yang (ceritanya) menentang Amerika…hihihihihihi. 

Kalau diminta milih bagian favorit dari film ini susah bokkkk, semuanya tuh luar biasa banget. Tapi dari semuanya, hal yang justru paling gw suka adalah narasi pembuka yang dibawain Hugh Grant di awal film sambil menayangkan bandara Heathrow yang bunyinya:

‘Whenever I get gloomy with the state of the world, I think about the arrivals gate at Heathrow Airport. General opinion’s starting to make out that we live in a world of hatred and greed, but I don’t see that. It seems to me that love is everywhere. Often it’s not particularly dignified or newsworthy, but it’s always there –fathers and sons, mothers and daughters, husbands and wives, boyfriends, girlfriends, old friends. When the plane hits the Twin Tower, as far as I know none of the phone calls from the people on board were messages of hate or revenge- they were all messages of love. I’ve got sneaky feeling you’ll find that love actually is all around.’ *tisu mana tisuuuu?!?!*

Bridget Jones’s Diary

Untuk film yang satu ini, karakternya Hugh Grant luar biasa nyebelin *tapi tetep suka. Lha, priye?!* ya udahlahya, kalau ngeliat tokoh Bridget itu pasti cewek-cewek bawaannya pengen nyama-nyamain, ‘Duh Bridget tuh gw banget, hopelessly romantic, gendut (sebenrnya ga gendut, tapi semok. Hyuk!), konyol, idupnya gitu-gitu aja. Bedanya cuma satu, dia dideketin dua orang cowok ganteng.’ Iya, bedanya cuma satu, tapi signifikan. Sebenernya agak-agak kesel juga setiap liat karakter Collin Firth di sini, ih kok dingin banget sih *cekek*, tapi Collin Firth effect ini luar biasa. Luar biasa sukses bikin cewek-cewek semakin delusional gara-gara salah satu dialog dari Colin Firth yang bilang ke Bridget ‘I like you very much just as you are.’ *tepuk tangan* tapi abis itu Collin Firth balik badan, naik ke tangga, pergi ke meetingnya lagi. *kzl deh!*

Tapi diluar dialog itu, adegan favorit gw ada di film yang ke dua, Edge of Reason, yaitu adegan di mana Collin Firth dan Hugh Grant kelahi. Dan adegan kelahinya bukan yang gagah ala-ala cowok tinju-tinjuan untuk mertahanin cewek yang disuka, tapi tarik-tarikan sambil nyebur ke kolam. Sungguh luar biasa :))).

Setiap gw nonton film Inggris, gw akan membagi konsentrasi gw, yaitu untuk ngikutin jalan cerita dan untuk fokus sama aksen British para pemainnya *mimisan*.  Nah berawal dari kesengsem di fim, gw semakin ngayal buat bisa jalan-jalan ke Inggris, terutamanya sih nelusurin Portobello Road di wilayah  Notting Hill, mana tahu tiba-tiba ngeliat Hugh Grant lewat, kan bisa langsung gw geret nyari penghulu *hasidu level 736449*. Terus nelusurin jalanan London dengan jalan kaki. Iya, jalan kaki aja. Main-main di taman, keluar masuk second hand shop, sampai ngeteh di kafe. Kurang lebih, foto di bawah bisa ngasih gambaran apa yang mau gw kerjain di Inggris:

cocok kan? yes! we meant to be together :')
Nggak apa-apa sekarang ngayal, toh kata Pablo Picaso, ‘Everything you can imagine is real.’ :’)


.



read more.. "England: From Movie to Fantasy"