Sunday, 22 August 2010

guru!

dalam sebulan terakhir ini (atau dua minggu terakhir?lupa ah!) dapat dua kabar tentang dua orang guru sma 3 bandung yang meninggal. yang pertama Pak Deding, guru agama sekaligus wali kelas gw waktu kelas satu. Orangnya baik, sederhana, apa adanya, sabarrr pula. yang satu lagi Bu Wiwi, guru ppkn kalo nggak salah, gw kebetulan nggak pernah diajar, tapi setahu gw beliau kalo ngajar semangat 45 banget!!

bicara masalah guru, gw selalu inget ucapan guru matematika gw, sekaligus wali kelas gw waktu kelas dua Bu Dewi namanya, cerewetnya minta ampun (maaf bu :P), kalau udah ngomel nggak bisa berhenti, temen gw yang selama setahun nggak pernah lepas dari omelannya dia adalah Didi, karna doi juaranya terlambat masuk kelas. suatu hari, doi pernah bilang 'susahnya jadi guru adalah mendidik siswanya, bukan mengajar. ngajar sih gampang, ibu kasih rumus, soal latihan, ulangan, beres. ngedidik kalian itu lho yang susah.' mungkin wali kelas gw yang satu ini memang sadar betul bahwa semboyan sma kami 'knowledge is power, but character is more'

dan sekarang gw sangat-sangat sadar dan setuju sama omongan beliau, yang susah emang mendidik, bukan mengajar, bahkan *bukan nyombong lhoooo* gw tahu kok, tanpa diajarin pun, sebagian besar murid sma gw (yang pasti gw ga termasuk,kasian!) pasti bisa kalo cuma diminta ngerjain soal-soal dan lulus ujian!!

sama seperti yang gw liat di jaman kuliah. bicara masalah guru di kampus (dosen), ahh mungkin bisa diitung dengan jari siapa yang benar-benar mendidik, yang menanamkan nilai-nilai sama mahasiswanya, yang nyentuh sisi kemanusiaan sebagai mahsiswa dan siapa yang cuma ngajar. karena gw sangat setuju, bahwa mendidik jauh lebih penting daripada mengajar , mau bukti????

tersebutlah mata kuliah semester 7 di jurusan gw yang berhubungan dengan air, di mana mata kuliah ini 3 sks, 3 sks yang berarti 3 kali pertemuan dalam satu semster,,hakakakakakka (pasti ketebak ini mah euy), 3 pertemuan itu pun banyak terjadi di kala wiken,,bzzztttt,,sabtu-sabtu ngampus,,yuyayu,,,,anak-anak pun banyak yang males kalau sabtu-sabtu mesti ngampus, banyaklah dari kita yang bolos. kita belajar sendiri. modal catetan sedanya dan soal-soal tahun sebelumnya. lalu apa yang terjadi???satu kelas lulus semua mata kuliah ini!!!nlainya pun ga jelek. Kesimpulannya apa?nggak diajar pun kita bisa!! tapi bukan itu kan intinya kita kuliah, bukan cuma sekedar bisa ngerjain soal-soal tapi nggak terbentuk jadi manusia yang sebenernya.

bicara masalah kayak gini, bikin gw selalu teringat sama film 3 idiot. the university runs the factory. the students turn into a well-trained people not well-educated people.

pernah kepikiran buat jadi dosen, kayaknya enak, cewe pula. mahasiswa libur, kita pun ikut libur. tapi setelah gw tilik secara mendalam *jiji* tanggung jawab yang sebenernya berat juga, kita bertanggung jawab atas bentukan akhir mahasiswa kita,,,kalo baik berarti amal buat kita, kalo jelek,,dosanya kita ikutan nanggung!!!

kalo jadi dosen gw pengennya kayak alm. prof di tl yang merangkap guru besar, pengen kayak prof. yang ruangannya di paling ujung lorong gedung tl lama,pengen kayak istrinya prof. yang ruangannya di ujung lorong gedung tl lama, pengen kayak kepala lab. di lantai 4 yang istrinya orang palembang, pengen kayak kepala lab. lantai lima, pengen kayak sekretaris prodi yang baiknya minta ampun,,,hakakakakakakkaka
ahhhhh gw pengen bisa seperti mereka yang hebat-hebat dan luar biasa!!!!

2 comments:

  1. mbak, pengen ngelike post ini deh!! knowledge is power but character is more emang yahuhu bgt..sbg alumnusnya si gw pun merasakanja..

    btw..kepala lab lante 4 yg esterinja org svnda ga termasuk?? *lari tunggang langgang :P*

    ReplyDelete
  2. kamfret!!!!!!!*gali lubang,,kubur diri sendiri*hakakakakakakaka

    iya bok!!!si gw baru merasakan sulitnya mempertahankan nilai2 yang si gw yakini ketika apa yang si gw yakini tidak sama dengan kebanyakan orang *naha jadi curhat, teu nyambung deui?!*

    ReplyDelete