Saturday, 26 October 2013

Indonesian TV Show

Satu setengah bulan di indo, banyak dihabiskan dengan memamah biak (yea, right!!), kelayapan, ngumpulin duit banyak-banyak (di game the Sims), dan nonton tv. Nah, kegiatan yang terakhir alias nonton tv yang paling sering bikin emosi. Apa pasal? acara tv ituh isinya.......*%&*#(#*$&. makleum, tivi nasional, bukan tv kabel :)))).

Melalui pengamatan Bening Mayanto, dominasi acara televisi kita itu isinya: sh*tnetron, ftv, infotainment, berita, acara musik ga jelas, dan acara bodoran ga jelas.

1. sh*tnetron. semua umat pasti udah paham sama yang satu ini. sejak jaman tersan*ung, tersa*ang, dan noktah m*rah ferkawinan, popularitas sh*tnetron makin meroket. Dengan jalan cerita yang mana biasanya ada gadis baik nan cantik tapi miskin terus disirikin sama tokoh jahat karena cowok incerannya naksir si gadis baik nan cantik tapi miskin. Tapi ternyata si gadis miskin itu aslinya anak orang kaya banget. Tentunya dengan berbagai intrik dan polemik dan jalan cerita yang diulur-ulur biar panjang karena rating yang bagus, semisal: lagi saling mencari terus hampir papasan di lift tapi ga ketemu-lah, kecelakaan terus amnesia-lah, udah sakit parah gada harapan terus secara ajaib dan sekejap mata lalu sembuh-lah, tokoh jahat tobat tapi jadi jahat lagi tapi kemudian tobat nasuha lagi-lah, dll. Ada juga tipe sh*tnetron silat, biasanya sih didubbing  dan belum apa-apa udah bikin ngakak. Sh*tnetron ini mengusung spesial efek yang nggak spesial dan ornamen macem-macem semodel elang raksasa terbang. 

2. ftv. Di awal kemunculan ftv, rasa-rasanya cuma satu stasiun televisi yang memutarkan. Tapi, seiring dengan persaingan antar stasiun tv, stasiun tv lain pun mulai memutarkan serial sejenis ftv. Semisal, salah satu tv swasta yang sekarang hobi nayangain sejenis ftv tapi khusus horor. Auk tuh kayak apa, belum pernah nonton. Untuk ftv normal pun, seinget gw, gw belum pernah nonton full, seringnya sih sepotong-sepotong karena orang rumah lain lagi nonton. Tapi naga-naganya, ceritanya pun kisarannya gitu-gitu aja. Intinya dua insan naksir-naksiran. Di akhir cerita, (hampir) pasti happy ending dan jadian, tapi di tengah-tengahnya pake intrik sikit. Intriknya biasanya beda status sosial. Ceweknya tajir mampus nan ningrat tapi cowoknya biasa banget atau sebaliknya ditambah si tokoh tajir biasanya udah punya pasangan yang resek.

3. Infotainment. Ok, I admit that I watch this show quite often, but am not infotainment addict yang berprinsip 'pokoknya gw harus nonton infotainment!!'. Selama di londo ga sekalipun nyetel mivo-tv demi striming infotainment, hamdalah. Tapi tetep baca detik hot, esp yang judul beritanya kampret dan kebaca di timeline twitter gw :)))). Kadang kesel sendiri sik nontonin berita yang ga abis-abis dan makin melebar ke mana-mana, contohnya kasus mas V*cky. Cerita dese sama mbak gotik udah tamat tapi cerita tentang dia gada abis-abisnya. Persis sh*tnetron pokoknya. Jangan-jangan nanti ada production house bikin sh*tnetron based on V*cky's strory. Allahuakbar!!! Kadang juga lucuk sik, nontonin wawancara arteis yang gada habisnya bilang 'dunia entertain' atau artis yang dimintain pendapat tentang sesuatu tapi jawabannya bikin yang nonton bersabda 'watdehek aryu talking about?!' 

4. Berita. Ok, untuk yang satu ini, masih amanlah buat ditonton. Kebanyakan stasiun tv punya acara berita masing-masing. Tapi yang paling heits soal berita teteplah stasiun tv berita. Tapi bukan tanpa kewaspasaan, secara dua stasiun berita di Indonesia itu dimiliki sama gegedug parpol dan kita sudah diambang pemilu 2014. Apalagi si tv merah yang blundernya udah sering keliatan dari dulu. Dari pembawa acaranya yang ngeselin, beritanya lebay (insiden tabur-tabur abu waktu ngeberitain merapi), dan belakangan mulai banyak ngiklanin si pemiliknya untuk promosi pemilu 2014. Malesbangetdotcom. Tv yang satu lagi? yang punyannya pun gegedug parpol, banyak penyiar handal (dan favorit gw) yang udah mulai melipir pindah stasiun tv, tapi secara umum masih enak kok buat ditonton.

5. Acara musik (gak jelas). THIS ONE IS ONE OF THE TYPES THAT I HATE THE MOST!!! yagitulah sejenis in*ox, dah*yat, dll. Siapa yang kangen sama waktu di mana acara musik di tv nasional itu Delta (deretan lagu teratas) dan MTv? I do!! Ga perlu alay sebagai pemeran pembantu, musik-musik yang gak pararuguh atau pembawa acara yang kemudian keserimpet kasus karena becanda berlebihan. Delta was wayyyy better than that. We did not need any crappy host; narrator in every song was enough. It was the time when the indonesian musicians seemed to be sooo good (at least for me). MTv? am sure everybody knows the smart-good loking-talented VJs. Utt, Donita, Sarseh, Jamie Aditya (I love him!!), etc. MTv most wanted dan asia hitlist adalah yang paling sering gw tonton. Seneng betul liatin request yang lucu-lucu sambil penapsaran nungguin siapa yang dapet request of the day. Ahhhh...kasian anak mas kini....

6. Acara bodoran nggak jelas. Tipe acara ini pun njelehi dan hampir semua stasiun tv punya. Acara yang guwe maksud adalah acara sejenis Yu Keep Sm*le kayak gituh. Gw ga apal apa aja namanya, tapi sering banget lagi iseng pindah-pindah channel dan ngeliat acara kayak gini. At some points, you're just watching this kind of show, sneering at the television with no laugh at all. Isinya cewek cantik, cowok yang didandanin cewek, cowok yang tetep jadi cowok ditambah bintang tamu pemain tidak tetap. biasanya si bintang tamu adalah arteis yang lagi heitz karna suatu gosip. baiklah.

Jadi pengamatan akan pertelevisian selama satu setengah  bulan menghasilkan kesimpulan bahwa semakin jarang nonton tv nasional, semakin sehat mental kita. Kasian sik yak, tv kabel yang isinya oke cuma bisa diakses kalangan menengah ke atas. Sisanya, yang mana (mungkin, maaf) orang yang kurang mampu atau pendidikannya pas-pasan kebagian acara sing ora mutu. Pengen ga nonton tv untuk kemudian internetan pun ribet karena koneksi byar-pet dan lebih sering pet. Tapi ya kumaha atuh, ditarimakeun wehhhh....

3 comments:

  1. Bening, aku udah 2 bulan di Jakarta, tapi gk pernah juga lho sekalipun nonton tv Indo lebih dari 10 menit ahhahahaha..

    Dari dulu aku juga gak suka nonton tv sih, walo di Vienna ya sekitar 10 jam seminggu lah mungkin durasi nontonku. Itu juga nonton kayak Galileo (riset independen), berita, guilty pleasure kyk The Beauty and The Geek, dan termasuk Babytv-nya Saif hahahaha..

    Emang tv Indo tuh parah yaaa!
    Babysitter keponakanku suka banget nonton Dahsyat dan Inbox, aih mateeek. Kalo dia udah bersiap ke channel itu, either aku jauhin Saif, atau aku suruh dia matiin tv. Pembodohan masyarakat banget..

    Dan..
    Kalo nonton berita Indo, miris banget. Jarang ada berita bagusnya. Stress, stress..

    ReplyDelete
  2. ihihihi... jadi pengen sujud syukur deh ceeuu karena eike ga punya tipi di kosan :))

    btw katanya komp*s tv lumajan tuh boo acaranya.. gimana menurut pengamat pertelivisian?

    ReplyDelete
  3. @Mba Amy bageusss!!! ga perlu banget nonton tv karena sambil nonton pun misuh2 :)))). Ditambah sekarang menuju pemilu, isi berita cuma partai yang pada pencitraan...cafeeee

    @Muti ceu, mending main sama kucing daripada nonton tv. Kompas sama net agak lumayan sih :)))

    ReplyDelete