Saturday, 31 May 2014

Inggris: Mengejar Si Kulit Bundar

Lima belas tahun yang lalu, tepatnya 26 Mei 1999 di Camp Nou Barcelona, terdapat gelaran akbar sepak bola untuk Liga-Liga di Eropa. Iya, apalagi kalau bukan final Piala Champion yang mempertemukan Manchester United dan Bayern Muenchen. Sejak saat itu, gw selalu merasa kalau pertandingan tersebut adalah salah satu yang paling spekta di sepanjang sejarah persebakbolaan. Soalnya kemenangan yang diarih MU drama luar biasa :’).

Ceritanya, pertandingan yang dipimpin oleh Collina (wasit dari Itali yang pada masanya fenomenal juga) ini hampir dimenangkan oleh Bayern Muenchen. Gimana enggak, baru juga menit ke-6 pertandingan bang Basler udah mencetak gol hasil tendangan bebas buat Bayern. Setelah gol tersebut, pemain MU napsu buat ngebales, terlihat dari dominasi mereka selama pertandingan, tapi nggak tahu kenapa pokoknya segala peluang gagal dan Bayern tuh solid banget. Nggilani banget tuh kipernya, Oliver Kahn. Sebagai pendukungnya MU gw #kzl banget pokoknya, udah pesimis pokoknya, ini sih pasti kalah. Pasti kalah. Sebaliknya, pendukunya Bayern yang nonton bareng gw udah kayak diatas angin aja, ketawa-ketiwi sambil ngejek-ngejek gitu *toyor*.

Sampai akhirnya 90 menit berlalu dan masuk ke injury time, edan dong semakin mendebarkan sampai tiba-tiba MU dapat kesempatan tendangan pojok, biasalah kemelut di mulut gawang, oper sana-sini sampai akhirnya Sheringham dapet bola *masih inget Sheringham nggak X)* dan berhasil mencetak gol pertama!!! Itu di menit pertama injury time!! Luar biasa!! Gilak, kepercayaan diri gw sebagai pendukung MU langsung naik ke level 53896.73!! Bok, masih ada harapan bok!!!

Nggak lama setelah gol tersebut, MU lagi-lagi dapat kesempatan untuk melakukan sepak pojok. Lagi-lagi Beckham yang mengeksekusi tendangan itu dan akhirnya Solksjaer *I like him. He’s so cute back then! Hihihihi* berhasil mendapat bola dan tendangannya menghasilkan gol kedua untuk MU sekaligus gol terakhir di pertandingan tersebut di menit ke 93!! WHOOOHOOOOO!!!!  *puter-puter beha di udara*

Liat aja di foto berikut  gimana girangnya para pemain MU setelah berhasil mengantongi juara Liga Chanpion:

GIRANG BANGET YAK!! (pic from here)
Sementara itu, di kubu lawan, semua berduka :'(

cep..cep...ceppp..sini aku hibur (pic from here)
The match was fifteen years ago but I still get the thrill every time I remember that match. That was the one of the best matches ever and I felt like all MU’s players who played for that game were legend!!! *merinding deh bok* Dan yang lebih luar biasanya lagi, di tahun tersebut MU berhasil three some *eh*, maksudnya dapet treble karena berhasil mengawinkan tiga gelar sekaligus: Juara Piala FA, Juara Liga Premier dan Juara Liga Champion!!!    

Nah, gw sendiri tuh suka banget sama Schmeichel *I always have a thing toward a goalkeeper X)*, suka banget lah pokonya. Kiper, gagah (ehm), kapten pulak, kan kalau kapten itu identik dengan kepemimpinan dan kebijaksanaan kalau sedang di lapangan. Nyemangatin teman-teman satu tim, misahin kalau lagi ada yang kelahi, atau belain teman di depan wasit. Ih, gimana nggak naksir tuh sama sang kiper asal Denmark yang satu ini!! I wish I could take this kind of picture, tapi nggak mungkin ya neyk, ngak apa-apalah, kecanggihan teknologi bisa bikin gw agak bahagia, kayak foto yang berikut ini nih:

kayak ginilah tampang gw kalo bisa poto bareng dia :')
 original pic from here
 Maklum banget kan kalau gw pengen nih icip-icip wisata rohani ke Old Trafford plus mampir ke museumnya juga. Ya biarpun nggak jodoh sama Schmeichel, seengaknya biarkan gw berjodoh dengan Old Trafford dan foto-foto dia yang bisa ditemui di museumnya. Gw juga pengen napak tilas perjalanan Sir Alex Ferguson yang menurut gw sih salah satu pelatih terbaik yang penah ada. Entah berapa banyak gelar yang udah Alex kasih buat MU selama karir dia di MU. Salut!!

Veetos-nya aja udah merah, Setan Merah banget kan!!

No comments:

Post a Comment