Thursday, 29 May 2014

#InggrisGratis: You're Invited!!

Pada suatu hari cerah, di timeline gw berseliweran promo #IngggrisGratis. Wuowwww!!! Apa itu #InggrisGratis? Ternyata ini adalah promo buat jalan-jalan ke Inggris gratis dari Mister Potato dan Smax. Kece kan Mister Potato dan Smax, cemilan asik yang kasih penawaran menarik, grausss.

Nah, siapa yang nggak ngiler coba dikasi iming-iming Inggris Gratis dengan syarat posting di blog. HA! Ini judulnya sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terampaui. Kenapa? Nulis tentang sesuatu yang gw suka aja udah membahagiakan (dalam hal ini nulis tentang Inggris), apalagi bisa sambil ikut kontes. Bagosss!!!

Kenapa sih perlu banget gw yang pergi ke Inggris? Because that country intrigues me so much I can’t help, plus so many many many things I love from England. Oke, sebelum mulai, kita cek video yang satu ini dulu:



Tuh, kan kurang apa lagi coba Inggris, wajib banget kan dikunjungi. Kalau diminta alasan kenapa musti banget gw pergi ke Inggris, jawabannya bisa nggak habis-habis. Secara umum, karena banyak hal yang bikin gw tertarik, mulai dari aksen mereka, tempat wisatanya, arsitekturnya, musisi kerennya, sepak bolanya, film-film bagusnya, kebiasaan minum tehnya, bus double decker, bahkan sampai booth telepon umumnya pun bikin gw tertarik!! :D

Sebagai pemanasan, gw mulai sedikit hal yang gw suka dari Inggris!! Tapi sebelum baca, siapin cemilan Mister Potato atau Smax dulu yaaaa....



Inggris sendiri merupakan negara di wilayah Eropa Barat yang berbatasan dengan Skotlandia dan Wales di bagian utara dan selatan, sedangkan Laut Utara dan Selat Inggris menjadi batas Inggris di bagian Timur dan Selatan.  Wilayah Inggris sendiri didominasi oleh perbukitan yang terletak di bagian utara dan barat daya dan dataran rendah. London yang pada saat ini dikenal sabagai ibu kota Inggris ternyata menggantikan ibu kota Inggris terdahulu, Winchester, di tahun 1066. Beberapa wilayah di Inggris pun dikembangkan sebagai wilayah perindustrian mulai abad ke-19 setelah revolusi Industri mulai meletus di abad ke-18. 

Nah di abad-abad tersebut, selain pecah revolusi industri, bangsawan Inggris pun memulai kebiasaan mereka minum teh. Hal ini bermula dari waktu makan yang hanya dua kali dalam sehari dan menyebabkan seorang bangsawan merasa lapar di sore hari. Untuk menyiasati hal ini, dia pun meminum teh di sore hari sambil ditemani cemilan-cemilan manis. Setelah itu, dia mulai mengundang kawan-kawannya untuk melakukan kebiasaan ini. Tradisi ini masih diteruskan sampai sekarang, itu dia kenapa orang Inggris terkenal dengan hobinya minum teh. Bedanya, dulu itu harga teh sangat mahal, sehingga hanya bangsawan yang bisa menikmati, sekarang? untungnya semua kalangan bisa menikmati.  

Nggak heran kan kalau Sting bikin lagu yang lirik awalnya seperti ini:

‘I don’t drink coffee I take tea my dear, I like my toast done on one side’

Hal ini bukan berarti di Indonesia kita nggak punya tradisi ngeteh, tapi setiap negara kan pasti berbeda dan unik. Nah, karena gw pun termasuk hobi minum teh, gw pengen dong ngerasain sensasi lain dari minum teh di Inggris. Kalau lagi ngayal, sering banget mikir ‘Kayaknya lucu deh kalau punya kesempatan ngerasain afternoon tea di Inggris atau sekedar ngeteh sambil leyeh-leyeh di salah satu kafe di London sambil ngemilin Mister Potato.’ Hal yang ada di bayangan, ngeteh sambil leyeh-leyeh di salah satu kafe dengan interior yang unik dan pemandangan jalanan London yang lengang dengan satu dua orang lalu lalang. Siapa tahu tiba-tiba Hugh Grant atau Gary Barlow lewat, kan gw tinggal lari secepat kilat buat minta selfie bareng terus diunggah ke media sosial *tetep*

Bukan cuma karena perkara ngeteh gw penasaran sangat pengen sampai ke Inggris, tapi juga perkara aksen mereka!! Coba aja bikin survey, gw yakin 11 dari 10 orang akan bilang mereka senang dengan aksen orang Inggris, meskipun kadang jadi susah buat ngerti omongan mereka. Saking senengnya gw hobi tuh nonton Graham Norton Show via youtube kalau bintang tamunya orang Inggris. Satu episode yang sama bisa diulang-ulang saking gemesnya dengerin mereka ngomong. Setiap denger mereka ngomong 'you are there', 'bottle', 'table', atau 'straw' aja udah bikin geregetan :))))

Meskipun Inggris itu cuma secimit (ya kalau dibandingin sama Indonesia), tapi dari satu negara itu punya berbagai aksen yang berbeda-beda. Misalnya aksen dari wilayah Manchaster (Mancunian), Liverpool (Scouse), Newcastle (Geordie), Birmingham (Brummie), Yorkshire (Yorkshire), dan lain-lain. Nah, dari berbagai aksen tersebut, katanya salah satu yang paling sulit dipahami itu aksen dari Liverpool dan gw mengamini  pendapat tersebut. Mau bukti? Coba dengerin John Bishop atau Stevan Gerrard kalau lagi ngomong. Ngeselin saking susahnya ngerti, tapi pengen terus dengerin...hahahahaha. 

Lah, katanya pemanasan, kok jadi panjang?! Ya, nama pun lupa diri :)))). Selain doyan ngeteh dan aksen Inggris, masih banyak hal lain yang musti banget bikin gw terbang ke Inggirs, tapi di postingan selanjutnya aja. okecip!!

No comments:

Post a Comment