Tuesday, 26 August 2014

idola baru

Sujud syukur ga sih ini gonjang-ganjing pemilihan capres beres juga. Setelah hasil quick count bikin ricuh, kemudian pengumuman KPU bikin rusuh, dan terakhir gugatan ke MK yang bikin ripuh, akhirnya semua selesai juga *ketok palu*. Tapi ya, biarpun ricuh, rusuh, dan ripuh, hikmah dari gonjang-ganjing seputaran pemilu presiden ini telah melahirkan idola baru di kalangan kaum hawa *mungkin juga jadi idola bagi sebagian kaum adam, hyeuk cynnn!!!* ya gimana nggak, tiba-tiba mencuat nama-nama yang sebelumnya kurang ikrib di telinga pemirsa seperti:

Lukman Hakim Saifuddin
Hakakakakakakak….ya envelope, ini idola emak-emak banget nggak sih?!?! Jadi setelah SDA dicopot karena kesangkut dugaan korupsiong dana haji, ditunjuklah Menag yang baru. Pas SDA baru diganti, gw sih nggak tau *dan nggak mau tau* siapa penggantinya, nggak menarik untuk dicari tahu. Sampai menjelang lebaran kemarin, diadakan sidang isbat menetukan hari lebaran, nah pada saat itu gw liat ada yang sedang diwawancara mengenai kapan tepatnya lebaran tersebut. Gw tonton tuh wawancaranya, wewww!! yang diwawancara tampak pintar, eligible, meyakinkan, dan wise *ya kalo gw sih bukan wise, tapi wide* sampai tiba-tiba muncul text siapakah orang tersebut yang ternyata adalah menteri agama (yang baru). Luar biasa!!! Sejak pertama liat dese di wawancara langsung yakin bahwasannya he seems the right person!! The right person buat jadi menteri agama yak, bukan the right person buat gw meskipun ya nggak nolak juga sik. Udah gitu ya udah, berkat wawancara sidang isbat dia jadi idola baru gw *cetek* yang ternyata ga salah juga sih ngidolain dese karena intip postingan temen gw yang bilang:



Hamdan Zoelva
*sumpel idung mimisan* Kalau yang satu ini kayaknya segmentasinya nggak se- emak-emak Mz Lukman *Mz!*, tapi lebih ke remaja dan wanita dewasa pada umumnya. Nah, selama sidang gugatan MK yang berlangsung 2 minggu kan kita jadi sering banget tuh liat mukanya Hamdan Zoelva wara-wiri di tipi, bagaimana tak sukeu. Ditambah banyaknya liputan tentang kerjaan hakim-hakim MK selama gugatan (ya meriksain bukti yang seabrek, ya musti sidang sampe malem, ya terus abis itu masih lanjut rapat yang bisa-bisa baru beres jam 2 pagi dan kemudian pada nginep di kantor MK *duh, pasti kamu capek banget ya Mz Hamdan*), maka paparan akan Hamdan Zoelva itu semakin besar. Kalau gw perhatiin di sosmed pun, wece-wece pun pada lost pokus waktu ngomentarin hasil sidang MK, karena yang dikomentarin malah Mz Hamdan. Dan ketika sidang MK keluar putusannya, 87.6358% wanita Indonesia merasa kecewa karena nggak tau lagi kapan bisa liat kiprahnya Hamdan Zoelva di tipi. Duh. Nih, gambar ala-ala kartunnya pun muncul berseliweran di sosmed:


 Gw suka penapsaran gitu, kalo pejabat-pejabat kece terus jadi idolanya wece-wece, mereka kira-kira pada tau nggak ya? Kalau Mz Lukman mungkin tahu kali yak, secara diana punya twitter. Etapi Mz Hamdan juga harusnya sadar sih, secara dese kece abis.   


No comments:

Post a Comment