Saturday, 4 April 2015

Belanja Online

Gw punya beberapa pengalaman dalam belanja online, meskipun nggak sebanyak orang lain karena kan gw nggak maniak-maniak amat *njrit!! bohong, bilang aja kere :)))*. Liat di asefemnya ompir  lagi ada yang bermasalah soal refund dengan salah satu tempat belanja online terbesar di Indonesia yang mana gw pernah punya pengalaman yang sama. Bukan gw sih yang belanja, tapi adek gw. Tapi tetep aja sebagai kakak yang pura-pura bertanggung jawab, ya gw juga lah yang urus-urus segala rupa, mana pulak rekening yang dipake belanja kan rekening gw.

Alkisah, adek gw yang sepuluh tahun lebih muda dan sedag alay-alaynya beli sepatu di ol-shop tersebut. Sepatu paling hitz di kalangan anak muda hipster. Setelah barang datang, ternyata ukurannya kekecilan. Yakali adek gw badannya gede. Dia dan gw kadang ribet kalau mau nyari sepatu, dia butuh yang gede sedangkan gw butuh yang kecil, pret. Setelah itu, yaudahlah  balikin barangnya. Kalau baca terms and condition si toko, naga-naganya kami bakal dapat refund berupa voucher, jadi ya buntut-buntutnya musti dibelanjakan produk lain dari ol-shop tersebut. Eh, setelah barang diterima, ternyata pihak mereka bilang kalau kami bisa dapat refund berupa uang sebesar harga barang tersebut, akan ditransfer ke rekening. Yessss!!!!

Prosesnya, setelah barang mereka terima, barang tersebut akan dievaluasi terlebih dahulu yang menurut website memakan waktu sampai 5 hari, berarti bisa aja lebih cepet dong ya. Setelah lolos evaluasi baru dana di transfer. Untuk refund dengan rekening bank proesnya 3-7 hari. Idealnya, menurut hitung-hitungan sederhana, dana sudah direfund selambat-lambatnya 12 hari kerja, iya nggak sehhh???  

Nah, yang terjadi adalah lama bingit bok dana nggak kunjung di transfer. Terus habis gitu gw telpon lah CS yang mana sibuk berat mesin penerima bilang kalau mereka nggak bisa melayani lewat telpon, pake fitur chat aja dari websitenya. Oke, mari chatting dengan petugas CS. Pertama kali chat, petugas CS bilang masih ada di gudang mereka untuk dilakukan evaluasi, padahal udah lewat 5 hari sejak mereka kasih notifikasi kalau barang udh nyampe gudang mereka. Pret. Habis gitu apa yang terjadi? Selama 3 minggu berturut-turut gw terus-terusan tanyain udah sampai mana prosesnya, dan jawaban sama muluk. Ya masa udah lewat tiga minggu barang masih aja di evaluasi nggak kelar-kelar, ngapain aja kerjaan mereka? HIH!! Terus karena kzl, gw bilang aja udah tiga minggu berturut-turut kok masih dievaluasi, gimana sih, sedangkan di website maksimal sampai lima hari. Ya sambil agak nyolot juga sih, meskipun itu cuma via chat *justru karena via chat gw berani nyolot, kalau ngomong langsung mana berani :))))*, abis nyolot window chat-nya gw tutup, ga siap sama reaksi CS kalau diana marah balik *CEMEN ABIS BOKKK!!!*

Ternyata beberapa hari setelah itu, adek gw dapet notifikasi kalau dana refund udah ditransfer dan bisa dicek. Pas dicek, eh ternyata bener udah masuk. Nah, pertanyaan gw sekarang apakah konsumen harus nyolot dan neror dulu untuk dapat refund? atau memang sebenarnya mereka tetap akan refund tanpa diteror tapi memang butuh waktu yang super lama? Wallahualambisowab. Dan segala proses tetek bengeknya dari barang dibalikin sampai duit direfund makan waktu sampai 2 bulanan. Edun.

Nah, sedangkan pas di Landa, belanja online sungguh mudah. Mudah dalam artian kalau ada trouble atau pengembalian barang, prosesnya gampang bok. Selain itu, gw merasa lebih aman aja sih, ngerasa lebih percaya sama mereka. Range belanja online mulai dari sport merchant, electronic merchant, fashion merchant, Amazon Jerman, sampai Amazon com-nya America pernah gw jabanin :))). Semua aman, barang nyampe dengan utuh dan selamat. Pengembalian barang super gampang dan dana seketika masuk balik ke rekening proses evaluasi mereka yang super cepat.

Tapi ya jangan jadi takut belanja online juga sih karena kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan bikin hidup jadi lebih gampang. Kalau ol-shopnya besar, di mana berbagai penjual berkumpul *kayak tempat adek gw belanja sepatu* dan punya reputasi, idealnya sih mereka reliable, tapi ya nggak jaminan juga. Kalau ol-shopnya macem  individu ya cari-cari review dulu apa dia reliable atau nggak. Paling aman sih tanya temen yang seneng belanja online, seller-seller mana aja sih yang terpercaya, itu udah paling oke, kalian ga akan pernah salah belanja deh sista. 

No comments:

Post a Comment