Monday, 1 May 2017

LinkedIn apa Facebook?

Pada suatu hari yang cerah, ada artikel muncul di timeline Linkedin yang isinya kurang lebih bercerita kalau sekarang Linkedin ini menjadi semakin kurang profesional isinya (pas gw coba cari lagi artikelnya nggak ketemu).Intinya banyak orang yang punya tendensi untuk debat kusir di suatu postingan via komen, banyak yang ngeliat suatu postingan bukan dari sudut pandang seseorang yang berusaha mencerna ide baru dan diskusi secara sehat, pake logika dan bukan marah-marah. Di artikel ini juga penulis menyebutkan kalau kayaknya salah satu akarnya adalah kecenderungan beberapa jenis orang yang ketika nemu postingan di Linkedin cenderung cuma baca judulnya aja, sedangkan banyak artikel yang judulnya cenderung membahana atau provokatif untuk memancing pembaca, padahal isinya biasa aja atau nggak selebay judulnya.

Nah, kalau gw sejauh ini belum menemukan debat kusir di Linkedin karena gw belum pernah tadarusan komen Linkedin secara haqiqi, gw lebih suka tadarusan komen di postingan instagran atau youtube, luar biasa tak terbendung :))). Tapi gw setuju kalau Linkedin isinya emang semakin nggak profesional dan gw ngerasa semakin banyak postingan yang bikin gw, 'Ni yang begini ngapain di posting di Linkedin woi??? Fesbukan gih kalau mau posting beginian.' Contohnya apa?


Why oh why yang seperti ini musti muncul di Linkedin. Kalau alasannya,'Ya terserah gw, Linkedin-Linkedin gw.' Oiya, emberta, emang Linkedin punya ente, tapi apa iya ente bakal pergi kondangan kawinan pake legging yoga atau sweatpants dengan sweater kedombrongan? Kan engga, ya dipantes-pantes ajalah. 

Bukan koneksi gw yang posting ini, tapi koneksi gw like postingan ini dan muncul ke timeline gw. Okelah, mungkin dia iseng belaka. Nah, lagi-lagi, ternyata orang yang sama kasih like lagi untuk postingan ini.


Ya Allah Tuhan YME, gw pikir penderitaan (gw sebagai) pengguna sosial media hanya bermuara di facebook dan twitter, ternyata nyampe juga ke Linkedin. Kzl deh nih. Yaudahlah, daripada bikin emosi duniawi, gw remove aja orangnya, cuss.

Kalau cek Wikipedia, Linkedin didefinisikan sebagai business- and employment-oriented social networking service that operates via websites and mobile app

Auk ah, berbi pusing.

2 comments:

  1. Siapose tuh cynn.. Aku ga punya linkedin nih~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmmmm, kamu kenal ngga ya? Kalaupun nggak kenal, mungkin tahu kali ya, ayo bikin linkedin cynnn *rhyme*

      Delete